Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo

Jl.Urip Soemoharjo No. 58 Ponorogo

Poktan Hutan Hargo Seto Kab.Ponorogo Terbaik III Tk.Nasional

hut1

Ponorogo.Masyarakat Desa Sampung Kecamatan Sampung pantas berbangga karena hasil kerja Kelompok Tani Hutan Hargo Seto yang mereka rintis mendapat pengakuan secara nasional. Kelompok Tani Hutan yang dinahkodai Bapak Poejo ini berhasil menyabet Predikat Terbaik III Nasional pada Lomba Wana Lestari Tahun 2013 Kategori Kelompok Tani Hutan Nasional.

Predikat ini diperoleh berkat berprestasinya dalam melaksanakan, mengajak, dan menggerakkan masyarakat sekitar hutan pada kegiatan pelestarian hutan dan alam serta pemberdayaan masyarakat di areal tambang batu kapur di Desa Sampung. Penyerahan pengahargaan atas prestasi ini disampaikan oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada Ketua Kelompok Bapak Poejo di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta pada tanggal 18 Agustus 2013 lalu, dan dilanjutkan dengan bersilahturahmi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lomba Wana Lestari merupakan momentum penghargaan yang diberikan sebagai wujud pengakuan dan apresiasi Pemerintah Pusat terhadap masyarakat dan aparatur Pemerintah Daerah yang berprestasi dalam meningkatkan motivasi dan berperan aktif dalam upaya pelestarian hutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Pentahapan perlombaan diawali dengan seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota terhadap seluruh Kelompok Tani Hutan  yang ada. Kemudian semua Terbaik I pada setiap Kabupaten/Kota diseleksi di Tingkat Propinsi untuk menentukan Terbaik I Tingkat Propinsi yang akan menjadi duta pada seleksi Tingkat Nasional. Kelompok Tani Hutan Hargo Seto Ponorogo berhasil menyebat Predikat Terbaik I Tingkat Propinsi Jawa Timur sehingga berhak mengikuti seleksi Tingkat Nasional mewakili Propinsi Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Ketua Kelompok Bapak Poejo mengatakan prestasi ini merupakan awal dari gerakan pembangunan hutan rakyat yang berlandaskan pilar-pilar konservasi yang benar untuk mewujudkan kelestarian hutan dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Bapak Poejo juga mengatakan Kelompoknya akan terus mengajak masyarakat luas untuk bangkit dan peduli terhadap kelestarian hutan serta lingkungannya agar mampu memberikan nilai tambah bagi kehidupannya. Keberhasilan ini dinilai sebagai gerakan memperkuat posisi hutan rakyat sebagai pemasok hasil hutan berupa kayu maupun non kayu secara berkesinambungan untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat sekitar hutan.(her)

Updated: February 26, 2014 — 1:03 pm
Dinas Pertanian © 2014 Frontier Theme