Ponorogo-Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo pada hari Rabu tanggal 11 Februari 2026 di aula dinas melaksanakan kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. FPD ini dihadiri oleh perwakilan internal perangkat daerah, lintas sektor, dan kelompok masyarakat.

Penyusunan Renja tahun 2027 salah satunya harus melewati tahap musrenbang. Musrenbang tingkat desa sudah dilaksanakan pada Desember 2025 sampai dengan Januari, musrenbang kecamatan sudah dilaksanakan pada Januari hingga Februari. Untuk selanjutnya dilakukan konsultasi publik, penyampaian pokir DPRD kemudain FPD masing-masing OPD.

Sekretaris Dipertahankan Kabupaten Ponorogo, Eko Bagus Priambodo mengatakan bahwa Kegiatan FPD ini merupakan kegiatan rutin tahunan terkait rencana kerja tahunan yang melibatkan seluruh steakholder yang terlibat dalam kegiatan pertanian. “Sinergi dan sinkronisasi dengan instansi pemerintah yang lain diperlukan apalagi dalam masa efisiensi anggaran,” ucapnya.

Perwakilan dari Bapperida Kabupaten Ponorogo, Anggit Aldila Feriawan menyampaikan bahwa tujuan diadakannya FPD ini adalah untuk menyelaraskan program OPD dengan hasil musrenbang kecamatan dan menyelaraskan program OPD dalam optimalisasi sasaran kinerja daerah sesuai kewenangannya.
” Untuk sektor Pertanian tahun 2024 memberikan andil sebesar 24%. Namun pada tahun 2027 nanti banyak tantangan yang dihadapi yakni perubahan iklim, flukstuasi harga, dan juga farmer aging,” ujarnya.
“Dengan adanya FPD ini dapat menemukan masalah sekaligus solusi dan OPD dapat menerapkan inovasi pada sektor pertanian,” harapnya.

Selanjutnya acara diskusi yang diawali dengan pemaparan program/kegiatan masing-masing Kepala Bidang lingkup Dipertahankan Kabupaten Ponorogo.

Para peserta FPD sangat antusias mengikuti acara ini sehingga banyak yang memberikan masukan dan usulan untuk kegiatan Dipertahankan Kabupaten Ponorogo di tahun yang akan datang.
