Ponorogo (31/07/2026), Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan perawatan dan panen Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di instalasi hidroponik yang berada di lingkungan kantor. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan bersama seluruh staf sebagai bentuk komitmen dalam mempromosikan pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Pada kesempatan ini, komoditas yang dipanen adalah sawi samhong (Brassica sinensis L.) yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik. Metode budidaya ini menjadi contoh bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk menghasilkan sayuran segar, sehat, dan bergizi.
Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) merupakan upaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah maupun lingkungan sekitar untuk menghasilkan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Melalui lahan percontohan yang dimiliki Bidang Ketahanan Pangan, masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa pekarangan sempit pun dapat dioptimalkan menjadi sumber pangan keluarga melalui berbagai metode budidaya, salah satunya hidroponik.

Selain melakukan perawatan dan panen, sebagian hasil panen sawi samhong juga dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan kantor. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.
“Keberadaan lahan percontohan P2B diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga. Dengan menanam sendiri, keluarga dapat memperoleh sayuran yang lebih segar, menghemat pengeluaran, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan daerah,” ucap Endah Widuri, Kepala Bidang Ketahanan Pangan.
Melalui kegiatan perawatan dan panen yang dilakukan, Bidang Ketahanan Pangan terus mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pekarangan sesuai kondisi masing-masing. Baik menggunakan media tanam konvensional maupun sistem hidroponik, setiap keluarga dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang dimulai dari rumah. (Bid.KP)
