Tahukah Anda… Apa itu APH?? Agen Pengendali Hayati??… Bagi yang sudah berkecimpung di Sektor Pertanian kata ini tidaklah asing. Tanaman tembakau sebagai komoditi perkebunan dalam pembudidayaannya sekarang ini juga melibatkan APH. Pengendalian hama penyakit tanaman yang dibudidayakan lazimnya menggunakan pestisida kimiawi yang terbukti ampuh, namun terselubung bahaya mengerikan. Pada komoditi perkebunan tak terkecuali tanaman tembakau, penggunaan pestisida kimiawi membahayakan konsumen rokok. Kualitas rasa akan dirasakan berbeda oleh konsumen rokok jika dibandingkan dengan tembakau organik. Penggunaan APH yang mudah, murah dan dapat dilakukan oleh petani tembakau menjadi salah satu fokus kegiatan penumbuhan dan penguatan kelembagaan dari sisi pengingkatan kualitas SDM petani tembakau.

Pada minggu ke 3 sd ke 4 Bulan Juli 2018, telah dilaksanakan Sosialisasi Aplikasi Pembuatan APH pada Tanaman Tembakau di 10 (sepuluh) kelompok tani tembakau di wilayah kecamatan Mlarak dan Badegan Kabupaten Ponorogo. Sosialisasi dilaksanakan dengan APH Trichoderma Sp. Dan Beauvaria Bassiana Sp. yang diperoleh dari Laboratorium BBPPTP Jombang. Dengan teknologi sederhana dan peralatan yang mudah diperoleh di sekitar petani tembakau maka APH dapat diproduksi dan diaplikasi di lahan tembakau.
Pembuatan APH Trichoderma Sp. dan Beauvaria Bassiana Sp. sebagai berikut :
Bahan bahan :
- Bibit APH Trichoderma Sp. dan Beauvaria Bassiana Sp. dari Laboratorium/ menangkap sendiri di lapang
- Buah kelapa utuh
- Air tajin/ air pususuan beras/ air dari rebusan kentang (1 kg)
- Air Kelapa 250 cc / 250 ml
- Gula pasir ½ ons
Alat- alat :
- Jirigen plastik ukuran 2 liter
- Corong plastik
- Pisau
- Talenan
- Saringan
- Panci
- Kompor
- Gayung
- Irus
- Tali tampar
- Bak plastik
- Spidol
- Sendok
- Korek api gas
Untuk Sosialisasi proses pembuatan silahkan menghubungi Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo bidang Perkebunan.

Kasi Perbenihan dan Perlindungan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo IKA NISCAHYANI menunjukkan salah satu hasil APH yang dibuat oleh para petani tembakau saat pelatihan
