PONOROGO-Dalam rangka meningkatkan daya saing produk olahan berbahan baku pangan lokal, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Penganekaragaman Pangan Lokal. Acara ini diselenggarakan pada hari Rabu (28/08/2024) di Meeting Room Hotel Maesa Ponorogo dan dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha pangan lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), BUMDes, KUD, Tim Penggerak PKK, dan Koordinator Penyuluh Pertanian.
Selain 45 orang peserta, Apresiasi Penganekaragaman Pangan Lokal yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, dan dua orang narasumber dari Dinas Kesehatan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ponorogo.

“Acara ini diselenggarakan sebagai upaya mendukung para pelaku usaha pangan lokal. Agar diversifikasi produk pangan lokal semakin meningkat dan bisa bersaing dengan produk kekinian di luar sana,” jelas Suprianto, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam sesi sambutan dan pembukaan acara.

Dalam kegiatan ini ada tiga sesi pemaparan materi. Materi pertama membahas tentang Edukasi Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga yang disampaikan oleh Diana Fitrianingrum dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. Para peserta diberikan edukasi tentang 5 kunci keamanan pangan untuk keluarga, diantaranya, beli pangan yang aman, simpan pangan secara aman, siapkan pangan secara seksama, sajikan pangan secara aman, dan pastikan pangan bersih selalu.

Pemateri kedua adalah Herdi Tri Susilo dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ponorogo yang menjelaskan panjang lebar terkait Mekanisme Pengajuan Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Para peserta antusias menyimak dan bertanya saat sesi diskusi.

Materi terakhir disampaikan oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Sumarno, dengan tajuk Optimalisasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. “Saya sangat mengapresiasi para pelaku usaha pangan lokal. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga warisan pangan lokal agar tetap lestari dan dikenal generasi mendatang,” ucapnya disela-sela membawakan materi. (ra/kp)
