PONOROGO-Selasa (24/09/2024), bertepatan dengan Hari Tani Nasional, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, Suprianto, melaksanakan panen raya melon di Desa Maguwan, yang terletak di Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo bersama Komandan Distrik Militer 0802/Ponorogo, Dwi Surjono.

Hadir pula Kepala Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Cabang Ponorogo, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Camat Sambit beserta aparat di lingkup Kecamatan Sambit, Kepala Desa Maguwan beserta perangkat.
Acara ini bukan hanya menjadi momen syukur bagi para petani melon atas hasil panen yang melimpah dan berkualitas, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan dedikasi para petani dalam mengelola hortikultura di bumi reog.

Ketua Asosiasi Petani Melon, Sarji, berterima kasih atas bantuan dan pendampingan oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo di musim tanam tahun ini. “Terima kasih atas bantuan dari Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Hortikultura melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo berupa benih, pupuk dan sarana produksi yang telah diberikan sehingga meringankan biaya produksi dan petani bisa lebih fokus dalam pemeliharaan. Hampir 90% melon petani sudah laku sebelum melon siap dipanen,” ungkapnya.

Suprianto, dalam sambutannya, mengharapkan petani bisa memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. Lahan seluas 10 Ha yang tersebar di Kecamatan Sambit dan Sawoo mendapatkan fasilitasi budidaya melon berupa benih, pupuk organik, pupuk NPK, mulsa, KCl dan Phosphate. “Semoga produktivitas dan kualitas panen melon yang baik bisa dijaga bahkan ditingkatkan untuk ke depannya,” harapnya.
Turut memeriahkan pula, segenap stakeholder dari penyedia benih, pupuk dan nutrisi tanaman hortikultura dari P.T. Agri Makmur Pertiwi, P.T. Yara Indonesia, P.T. Indofert Subur Utama dan P.T. Advansia Indotani. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para petani melon untuk bertukar pengalaman dalam budidaya melon dan menelurkan inovasi-inovasi sehingga bisa menghasilkan panen melon dengan kuantitas dan kualitas maksimal dengan biaya seefektif mungkin. (ryns)
