SINERGI POLSEK, KORAMIL, DAN PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN SAMPUNG MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA PANGAN NASIONAL

PONOROGO – Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Polsek, Koramil dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Sampung untuk mendukung cita-cita presiden RI, Prabowo Subianto, menuju swasembada pangan nasional telah dilakukan kegiatan Gerakan Aplikasi Jadam Sulfur dan Gerakan Menanam Sayuran. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 12 November 2024 di areal persawahan lahan Kelompok Tani Berkah Tani dan di areal pekarangan lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandik Lestari, Desa Kunti Kecamatan Sampung. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 anggota KWT dan Kelompok Tani sebagai peserta. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut AKP Agus Supriyanto selaku Kapolsek Kecamatan Sampung, Peltu Untung Prasojo selaku Danramil Kecamatan Sampung, Eko Nuryanto selaku Koordinator Penyuluh Kecamatan Sampung, dan Tim Penyuluh Pertanian Kecamatan Sampung.

Pengarahan sebelum kegiatan penyemprotan

Kapolsek Sampung, AKP Agus Supriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini salah satunya untuk mendukung satu dari empat program strategis Polri untuk mendukung ketahanan pangan, selaras dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu untuk membantu mewujudkan kebijakan swasembada pangan dan inisiatif makan bergizi gratis di Indonesia. “Pemerintah memiliki program ketahanan pangan dan tentunya Polsek juga mendukung penuh kebijakan tersebut, khususnya dalam mendukung swasembada pangan. Saya yakin petani sebenarnya mampu sendiri, akan tetapi progresnya pasti pelan. Untuk itu, kami Polsek Sampung akan memotivasi dan mendukung penuh bahkan terjun langsung demi tercapainya cita-cita negara. Kami harap petani yang membutuhkan solusi dan keluhan apapun terkait dengan pertanian, baik itu soal benih, pupuk, ataupun penyakit, petani bisa koordinasi ke Polsek dan juga Koramil selain ke PPL,” ungkap beliau dalam sambutan pembukanya.

Danramil Sampung, Peltu Untung Prasojo menambahkan bahwa kegiatan tersebut sebagai kolaborasi antara Penyuluh Pertanian, TNI, dan Polri. “Dengan berkumpul seperti ini menjadi bukti bahwa TNI, POLRI, dan  ASN Penyuluh Pertanian, serta masyarakat sangat solid, kompak, dan saling bekerja sama, sehingga permasalahan apapun terutama masalah pertanian bisa didiskusikan,” papar beliau.

Gerakan aplikasi Jadam Sulfur, nutrisi MKP, dan pupuk Ferinsa (Fermentasi Urin Sapi)

Pada kesempatan tersebut, petani diajak terjun langsung di lahan kelompok untuk melakukan kegiatan semprot bersama Tentara dan Polisi dalam gerakan aplikasi Jadam Sulfur, nutrisi MKP, dan pupuk Ferinsa (Fermentasi Urin Sapi). Fungsi dari pupuk Ferinsa dan Nutrisi MKP ini adalah untuk memperbaiki lingkungan fisik, biologi, dan kimia tanah, serta menambah kebutuhan nutrisi tanaman. Sementara jadam sulfur adalah fungisida sebagai pencegahan dan menekan perkembangan serangan penyakit jamur/bakteri pada tanaman padi.

Pertemuan KWT Mandik Lestari

Pungkas dari rangkaian kegiatan tersebut dilakukan kegiatan pertemuan KWT Mandik Lestari. Penyuluh Pertanian bersama Polsek dan Koramil Kecamatan Sampung, memberi motivasi dan mengedukasi masyarakat tentang produksi pangan di lahan pekarangan. Bagaimana memanfaatkan pekarangan yang semula tidak produktif menjadi area pertanian yang produktif dengan menanam sayuran dan berbagai tanaman bergizi. “Jika pekarangan dikelola dengan baik, saya yakin setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan bergizi.  Bayangkan jika satu rumah mampu menanam cabai atau sayuran lain sebanyak 25 – 50 batang, satu desa pasti sudah setara produksi 1 ha serta jika dikomulir pasti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ungkap Kapolsek Sampung.

Gerakan menanam sayuran bersama KWT Mandik Lestari

Kegiatan diakhiri dengan menanam bersama berbagai sayuran pada lahan KWT Mandik Lestari. Adanya kegiatan ini diharapkan petani menjadi petani yang mandiri dan menguasai teknologi sederhana. Sehingga petani dapat dan mau berinovasi dalam memanfaatkan apa yang ada di alam serta bisa memenuhi kebutuhan dari lahan pekarangan sendiri. (ULFA)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *