Ponorogo (20/07/2020), Menindaklanjuti gerakan ketahanan dapur yang telah dicanangkan oleh Bupati Ponorogo dan Ketua TP PKK tingkat Kabupaten, TP PKK tingkat Kecamatan mulai bergerak untuk melakukan pencanangan dan sosialisasi di tingkat kecamatan. Tujuannya agar gerakan ini dapat tersampaikan kepada target utamanya, yaitu setiap rumah tangga di Kabupaten Ponorogo. Dua diantara TP PKK tingkat Kecamatan yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut adalah Kecamatan Jenangan dan Babadan. Kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama antara TP PKK, Kecamatan, dan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan.
Kecamatan Jenangan melaksanakan kegiatan Pencanangan Ketahanan Dapur pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2020 bertempat di Pendopo Kecamatan Jenangan, Poktan Karya Makmur Desa Ngrupit, dan KWT Samawa Desa Nglayang. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jenangan, Ketua TP PKK Kec. Jenangan, TP PKK tingkat Desa/Kelurahan se-Kec. Jenangan, perwakilan KWT, dan penyuluh pertanian Kec. Jenangan.
“Program ketahanan dapur ini merupakan program untuk meringankan beban, terutama pada kebutuhan pangan. Diharapkan semua bisa memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing untuk ditanami tanaman bermanfaat agar dapat bertahan selama pandemi,” ujar Erni Haris Mawarti, Camat Jenangan, dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembagian bibit tanaman sayur kepada masing-masing TP PKK tingkat Desa/Kelurahan, penyerahan bantuan bibit dan pakan lele kepada KWT Samawa, dan seremonial penanaman tanaman sayur oleh Camat Jenangan, TP PKK, dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kec. Jenangan. Selain itu, juga dilakukan kunjungan ke lahan hidroponik milik Poktan Karya Makmur Desa Ngrupit dan lahan tanaman sayur KWT Samawa Desa Nglayang.


Hal yang sama juga dilakukan di Kecamatan Babadan. Pencanangan gerakan ketahanan dapur dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020 bertempat di KWT Melati Desa Purwosari. KWT Melati dipilih sebagai tempat acara karena masing-masing anggotanya sudah aktif memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan dapur, bahkan sampai mewakili Kabupaten Ponorogo dalam lomba tingkat Provinsi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Babadan, Ketua TP PKK Kec. Babadan, TP PKK tingkat Desa/Kelurahan se-Kec. Babadan, perwakilan KWT, dan penyuluh pertanian Kec. Babadan.
Adapun rangkaian acara yang dilakukan adalah pembagian bibit tanaman sayur kepada masing-masing TP PKK tingkat Desa, penyerahan masker kepada KWT Melati, dan seremonial penanaman tanaman sayur oleh Camat Babadan, TP PKK, dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kec. Babadan.
Camat Babadan, Suseno, berpesan agar gerakan ketahanan dapur dapat dilaksanakan oleh semua yang hadir dan disosialisasikan pada lingkungannya agar memulai bercocok tanam di pekarangannya masing-masing. Selain dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, bercocok tanam di pekarangan juga bisa dikembangkan sebagai sumber pendapatan keluarga.


Diharapkan dengan datang langsung ke tempat yang sudah menerapkan gerakan ketahanan dapur (menanam sayur, buah, toga, dan budidaya ikan), TP PKK tingkat Desa / Kelurahan mempunyai gambaran yang lebih baik tentang pelaksanaannya dan dapat mensosialisasikan di wilayahnya masing-masing.
