IMG 20230519 WA0023

GEMAYUR, Kenalkan Buah dan Sayur Pada Anak dengan Menyenangkan

PONOROGO – Dalam rangka menanamkan kebiasaan konsumsi buah dan sayur pada anak usia dini, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengadakan acara Gerakan Makan Buah dan Sayur (GEMAYUR). Kegiatan dengan tema “Pengendalian Ketahanan Pangan melalui Gerakan Makan Buah dan Sayur (GEMAYUR) yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini” ini diselenggarakan pada Rabu (17/05) di TK ABA Brotonegaran, Ponorogo. Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Analis Ketahanan Pangan, perwakilan dari LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dan 2 orang narasumber.

Masun saat memberikan sambutan

Selain untuk anak-anak, kegiatan ini juga diselenggarakan untuk memberikan edukasi kepada para ibu guru untuk selanjutnya disampaikan kepada wali murid tentang menu makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). “Isi piring kita harus bervariasi, separuhnya sumber protein dan karbohidrat, setengahnya lagi sumber mineral dan vitamin. Itulah yang disebut Pangan B2SA, dalam rangka membuat kita aktif dan produktif,” jelas Masun dalam sesi sambutan dan pembukaan acara.

Foto bersama peserta gemayur

Setelah sesi sambutan dan pembukaan, peserta yang merupakan murid TK ABA Brotonegaran diberikan snack yang terdapat sayur dan buah untuk disantap bersama-sama. Anak-anak menikmati snack yang diberikan, bahkan banyak di antara mereka yang melahap sampai habis.

Nutiana mengenalkan manfaat sayur dan buah

Dalam kegiatan ini turut mengundang dua orang narasumber yang mengisi sesi pengenalan B2SA dan sesi dongeng anak yang gemar makan buah dan sayur. Sesi pengenalan B2SA kepada anak-anak diisi oleh Nurtiana Irsad R. Pada sesi ini anak-anak diperkenalkan dengan buah dan sayur serta manfaatnya, melakukan senam, dan permainan menempel daun bayam.

Anak-anak menunjukkan hasil karyanya menempel daun bayam

Sesi terakhir dalam kegiatan ini adalah mendengarkan dongeng. Sesi dongeng ini dibawakan oleh Rusno atau yang dikenal dengan Kak Ros. Dongeng tentang anak yang gemar makan buah dan sayur disampaikan Kak Ros dengan pendekatan anak-anak, bersemangat, ceria, dan menggunakan media boneka sehingga anak-anak tertarik dan antusias mengikuti setiap cerita yang dibawakan.

Dongeng sayur dan buah dari Kak Ros

“Acaranya seru, memberikan edukasi, dan pengemasannya bagus dan menarik untuk anak-anak. Terlebih penanaman kebiasaan konsumsi buah dan sayur dikemas menarik dengan dongeng yang interaktif. Menu makanan yang diberikan juga disukai anak-anak, buah dan sayur diolah dan disajikan dengan kekinian, sehingga anak-anak tertarik dan suka,” ucap Bu Yuli, salah satu wali murid TK ABA saat menyampaikan kesannya atas kegiatan Gemayur hari ini. (ra/kp)