PONOROGO-Pemeriksaan hewan ternak yang dilaksanakan menjelang hari raya Idul Adha merupakan agenda tahunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan kepastian kesehatan terhadap ternak-ternak yang akan dijadikan hewan kurban, sehingga memenuhi syarat sah nya sebagai hewan kurban. Pemeriksaan dilaksanakan sejak tanggal 12 Juni 2023 hingga hari raya kurban H+3.

Dipertahankan Kabupaten Ponorogo melaksanakan pelayanan Kesehatan hewan, pemeriksaan hewan dan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dalam rangka menghadapi Idul Adha yang dilaksanakan di pasar hewan, kandang koloni pedagang sapi dan stakeholder khusus calon hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan hewan dan Perikanan (PKHP) selaku Pejabat otoritas veteriner (POV) Kabupaten Ponorogo, drh. Siti Barokah menugaskan kepada 47 petugas Kesehatan Hewan (Keswan) yang terdiri dari 9 dokter hewan/medik veteriner dan paramedik veteriner, relawan, serta TNI di wilayah kerja Puskeswan masing-masing untuk memeriksa seluruh ternak sekaligus juga melaksanakan vaksinasi PMK.

Dalam KIE yang disampaikan tentang persyaratan teknis lalu lintas kurban antar kabupaten bahkan antar provinsi. Untuk semua pengiriman harus ada surat rekomendasi pemasukan dari daerah penerima, sudah vaksin PMK minimal 1 kali dibuktikan dengan surat vaksin dan atau Eartag QRCode, ternak 14 hari sebelum dilalulintaskan kondisi sehat tidak menunjukkan gejala PMK, LSD dan Antrak dengan bukti adanya sertifikat veteriner dari daerah provinsi. Sedangkan untuk ternak yang keluar provinsi ditambah dengan surat rekomendasi pengeluaran dari provinsi Jawa Timur.

Siti Barokah selaku ketua tim pemeriksaan menghimbau kepada masyarakat yang hendak berkurban untuk berhati-hati dalam memilih dan membeli hewan kurban.
“Diantaranya adalah cuping hidung ternak lembab, mata bening, kaki normal, kulit tidak rontok saat diusap, yang jelas jantan dengan alat kelamin sehat terutama testis simetris dan berjumlah 2, serta sudah cukup umur dengan ditandai poel gigi sepasang,” jelasnya.
“Hasil pemeriksaan ini kondisi ternak dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Harapannya, semua masyarakat yang akan melakukan ibadah kurban bisa lebih waspada dalam memilih hewan kurban yang benar-benar sehat dan bisa dipastikan sudah di vaksin. (Roiin)
