IMG 20230707 WA0022

KUNJUNGAN BPP PULUNG DAN POKTAN JALAL MAKMUR KE ANUGERAH MENDHO FARM DI DESA TRISONO KECAMATAN BABADAN

PONOROGO – Ternak domba saat ini sedang trend di kalangan pemuda milenial. Ini dikarenakan banyak permintaan dari pasar lokal dan non lokal, khususnya Solo Raya dan Yogyakarta. Hari Kamis tanggal 6 Juli 2023 BPP Pulung dan Kelompok Tani Jalal Makmur berkunjung ke breeding domba di Anugerah Mendho Farm Desa Trisono Kec. Babadan. Mereka datang untuk belajar tentang pola breeding dan management farm.

Pada kesempatan tersebut, Eko Susilo sebagai pelaku usaha Anugerah Mendho Farm yang tergabung dalam Kelompok Tani Mulia Abadi menjelaskan bahwa pemilihan jenis ternak berpengaruh terhadap keberhasilan usahanya. Pejantan yang dibudidayakannya adalah domba Texel dan domba ekor gemuk (EG). Dengan jenis ternak tersebut setiap dua bulan selalu ada kelahiran, kecuali dua bulan di musim kering. Selain itu, untuk mendapatkan bibit domba yg berkualitas perlu diperhatikan juga peningkatan mutu pakan dan kesehatan ternak. Didampingi Koordinator Penyuluh Pertanian Kec. Babadan, Siti Syamsiyah, Eko juga menjelaskan mengenai manajemen kesehatan dan pakan ternak. Hal ini terkait jadwal dan jumlah pemberian obat cacing juga vitamin untuk ternak.

Kandang domba milik Anugerah Mendho Farm

Agung, Koordinator Penyuluh Pertanian Kec. Pulung, berkunjung mendampingi Danang Kumorojati selaku Ketua Kelompok Tani Jalal Makmur yang tergiur untuk mengembangkan ternak domba di wilayahnya. “Inovasi ternak domba di Kelompok Tani Mulia Abadi ini sangat luar biasa, ternaknya sangat bersih dan sehat,” kata Agung saat menyampaikan alasan kunjungan tersebut. Menurutnya, bukan hanya kandang dan ternaknya saja yang sehat, tapi kotoran dombanya juga tidak berbau.

Eko juga menjelaskan bahwa dia bisa efisien dalam pengelolaan pakan karena ada rumput yg ditanam di lahan seluas 1 ha. “Apalagi kemarin ada support dari pemerintahan desa berupa penyediaan lahan untuk penanaman rumput lagi,” tambahnya.

Diskusi di di lokasi kandang domba

Anugerah Mendho Farm dibangun dengan semangat muda milenial dan mempunyai harapan besar dalam mengedukasi anak-anak muda agar tidak malu untuk beternak. Hal ini karena beternak bukan kegiatan yang jorok dan bahkan sangat menguntungkan. Dari ternak kambing dapat diambil daging, susu dan olahanya, serta breedingnya. Bahkan dari limbah kambing pun bisa mendapatkan keuntungan. Eko mengungkapkan bahwa semua item tersebut sangat bernilai ekonomis tinggi. “Dengan beternak domba kita dapat memiliki banyak waktu untuk keluarga,” pungkasnya. (Binti Masnunah)