WhatsApp Image 2023 08 01 at 08.34.11

BIMTEK DAN PENYERAHAN BANTUAN PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA DI KELOMPOK TANI SRI KATON BANJAREJO PUDAK

PONOROGO – Pada hari Senin tanggal 31 Juli 2023 bertempat di Balai Desa Banjarejo, telah diadakan Bimtek Pengembangan Ternak Ruminansia Perah. Bimtek tersebut diikuti oleh Kelompok Tani Sri Katon Desa Banjarejo Kecamatan Pudak sebagai penerima bantuan pengembangan ternak ruminansia perah tahun anggaran 2023 dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Bimtek tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber, yaitu dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kusdiyarto selaku Kepala Bidang Perbibitan, Pakan, dan Produksi Peternakan; Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Ponorogo, Masun, dan perwakilan dari PT. Nestle, Ali.

Penyampaian materi dari Nestle

Bimtek tersebut dilaksanakan karena Jawa Timur memiliki potensi dalam pengembangan ternak ruminansia perah, salah satunya Kabupaten Ponorogo. Utamanya Kecamatan Pudak yang memiliki potensi terbesar. Kusdiyarto mengatakan bahwa adanya pandemi PMK sangat berdampak pada peternak di Kecamatan Pudak, sehingga para peternak mengalami kerugian yang cukup besar. “Oleh sebab itu, adanya bantuan pengembangan ruminansia perah ini agar dapat dijadikan stimulan. Sehingga peternak-peternak di Kecamatan Pudak memiliki gairah lagi dalam mengembangkan usahanya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ali dari PT. Nestle Indonesia memberikan materi tentang Pertanian Regeneratif, yaitu menghidupkan tanah untuk sumber pangan yang sehat. Fokus pertanian regeneratif adalah dengan melakukan tumpang sari serta pengolahan limbah kotoran hewan. Limbah kotoran hewan dapat dilakukan dengan dikembalikannya ke lahan, yaitu dengan pembuatan slurry pitt ataupun bisa juga dengan pemanfaatan biogas. “Dengan lingkungan yang sehat, maka akan menghasilkan usaha sapi perah yang berdaya saing dan berkelanjutan. Jaga susu, jaga sapi, dan jaga semesta,” ungkap Ali.     

Foto bersama setelah penyerahan bantuan sapi perah

Setelah dilakukan bimtek, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur langsung meluncur ke lokasi Kelompok Tani Sri Katon untuk melakukan serah terima bantuan sapi perah sejumlah 10 ekor. Sapi yang diberikan sudah mendapatkan vaksin aftogen 1 dan 2, yaitu dengan ditandai dengan pemberian eartag di telinga sapi. (Risma H. Y.)