PONOROGO, Selasa 09 Juli 2024 Sejumlah petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Manunggal Desa Talun Kecamatan Ngebel tengah berbunga hatinya, dikarenakan baru saja mendapatkan satu unit alat mesin pertanian berupa huller yang bakal mempermudah proses penerapan pasca panen kopi. Bantuan tersebut datang dari program PETI KOIN BERMANTRA (Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif, Inklusif, Berkelanjutan, Mandiri dan Sejahtera). Kegiatan utama dalam program ini dirancang untuk menyelesaikan permasalahan proses pasca panen kopi, serta hasil yang diharapkan dari program Peti Koin Bermantra adalah peningkatan pendapatan rumah tangga miskin dan daya beli masyarakat secara mandiri.
Hadir pada pertemuan tersebut antara lain Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Bappeda Kabupaten Ponorogo, Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo, Puslitkoka Indonesia, BPP Kecamatan Ngebel, serta Fasilitator. Selain penyerahan bantuan, Poktan Tani Manunggal juga mendapatkan pembekalan teknis diantaranya rencana penempatan lokasi alat huller, perawatan huller, pencatatan hasil penggunaan huller dan informasi kepada masyarakat luas atas keberadaan penyediaan jasa pengupas kulit kopi.

Pangastuti Gusti Rahayu, salah satu pembina pengolahan hasil perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diberikan oleh pihaknya yang dikoordinir BAPPEDA Provinsi untuk melakukan proses identifikasi sampai ditentukan layak untuk diakomodir ataupun tidak. “Adapun salah satu syarat utama kelompok tani penerima adalah keanggotaanya merupakan masyarakat miskin yang produktif dan bekerja di sektor perkebunan terutama komoditas kopi,” ungkapnya.
“Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur mempunyai kewajiban diantaranya Pertama melihat dan melakukan running test (apakah bantuan alsintan tersebut masih baru dan layak sesuai spesifikasi alat), Kedua pada tanggal 24 sampai dengan 26 Juli 2024 petugas dan perwakilan petani Poktan Tani Manunggal akan mendapatkan pelatihan pengolahan kopi di Puslitkoka Jember,” imbuhnya.
“Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal, dipelihara dengan baik dan dioperasionalkan sesuai standar operasionalnya, berikutnya diperlukan pendampingan dari Dipertahankan Kabupaten Ponorogo supaya alat tersebut dikelola dengan sebaik-baiknya, bahkan bantuan huller tersebut merupakan cara untuk memperkuat Poktan Tani Manunggal agar lebih meningkatkan produksi maupun kualitas kopi,” pungkasnya.

Kelompok Tani Manunggal melalui ketuanya Purwanto, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. “Kami atas nama kelompok tani penerima akan berusaha memanfaatkan bantuan mesin huller kopi dengan baik dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli serta membantu kami dalam rangka untuk peningkatan ekonomi masyarakat khususnya Desa Talun, dan saat ini beberapa tahapan proses pengolahan kopi di kelompok kami masih dilakukan secara manual, semoga dengan bantuan ini nantinya bisa meningkatkan kualitas kopi di kelompok maupun desa kami dan akan menjadikan kopi Talun semakin jaya,” ucapnya.

Dalam pemberian materi Lukito HS, selaku pengawas mutu hasil perkebunan Bidang Perkebunan Dipertahankan Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa dengan konsep bantuan huller mempunyai dampak secara nyata tidak hanya pada produksi tetapi juga dampak positif pada lingkungan sekitar.
“Misalnya petani selama ini hanya panen biji kopi secara asalan / tanpa petik merah, dan masih menjemur biji kopi secara tradisional (langsung di tanah) alhasil produk green bean kopi yang dihasilkan belum memenuhi syarat, baik itu dalam uji mutu maupun rasa,” ujarnya.
“Harapan ke depan bagi Poktan Tani Manunggal mampu menghasilkan green bean dengan kualitas yang bagus serta mampu berdaya saing yang kuat seiring dengan cara perbaikan mutunya,” pungkasnya.

Di penghujung acara, Bayu nara sumber Puslitkoka Indonesia menyampaikan bagaimana tata cara mengoperasionalkan mesin huller kepada calon operator dan disaksikan seluruh peserta pembekalan.
“Keunggulan mesin huller kopi kering mampu menghilangkan kulit luar biji kopi dengan efisien. Ini penting untuk mendapatkan biji kopi yang bersih dan siap untuk tahap produksi selanjutnya,” katanya.
“Mesin huller dirancang untuk pemrosesan masal biji kopi, ini memungkinkan produsen kopi bisa mengolah biji kopi dengan cepat dan efisien dalam jumlah yang besar. Menggunakan mesin huller dapat menghemat waktu dan tenaga kerja,” lanjutnya.
“Mesin huller ini didesain untuk kemudahan dalam pemeliharaan termasuk didalamnya guna pembersihan, pelumasan, dan perawatan rutin yang dapat memperpanjang umur mesin serta menjaga kualitas hasil hulling,” pungkasnya. anyelir@3
