DSC03842 scaled

Keluarga Besar DIPERTAHANKAN Bermaaf-Maafan di Momen Halal Bihalal

PONOROGO – Hari Jum’at tanggal 28 April 2023 yang bertepatan dengan tanggal 6 Syawal 1444 H, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DIPERTAHANKAN) Kabupaten Ponorogo mengadakan kegiatan Halal Bihalal. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor dinas tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar DIPERTAHANKAN, karyawan/karyawati yang sudah purnatugas, pengurus Dharma Wanita Persatuan DIPERTAHANKAN, dan tetangga sekitar dinas.

Karyawan/karyawati DIPERTAHANKAN mengikuti kegiatan halal bihalal

Masun selaku Kepala Dinas dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf baik secara pribadi maupun secara kedinasan. Momen ini merupakan wahana untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan antar karyawan/karyawati dinas. Selain itu, juga sebagai bentuk terima kasih dan permohonan maaf kepada tetangga sekitar dinas.

Sambutan dari Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Ponorogo

Pada kesempatan tersebut, Masun juga menuturkan bahwa DIPERTAHANKAN merupakan dinas yang besar dan tentunya banyak permintaan dari masyarakat. Berbagai kebutuhan masyarakat tersebut, tidak bisa jika hanya dilayani oleh karyawan yang ada di kantor. Dukungan dari karyawan di lapangan sangat berperan besar. Oleh karena itu, Masun mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh karyawan dinas. “Kesuksesan dinas merupakan kesuksesan bagi seluruh pihak yang ada di dinas,” sambungnya.

Ustadz Zahrul Fata saat memberikan tausiyah

Ustadz Zahrul Fata yang memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa halal bihalal adalah tradisi baik yang hanya ada di Indonesia. Harapan dari halal bihalal adalah selain mendapatkan ampunan dari Allah SWT, kita juga mendapatkan maaf untuk kesalahan yang dilakukan kepada sesama manusia. Namun, ustadz yang mengajar di IAIN Ponorogo itu mengingatkan agar tidak hanya menunggu momen lebaran untuk meminta maaf. “Rosulullah mencontohkan kepada kita untuk meminta maaf secara langsung setelah melakukan kesalahan,” ujarnya.

Saling memaafkan kesalahan

Ustadz Zahrul Fata juga berpesan agar kita tidak hanya memperbaiki ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga memperbaiki hubungan secara horisontal serta menampilkannya dalam etos kerja. “Jangan sampai kita termasuk orang yang bangkrut, yaitu orang yang melakukan ketaatan tetapi juga menyakiti dan menzalimi orang lain,” pesannya.

Penyerahan cindera mata dari KORPRI kepada karyawan/karyawati yang sudah purnatugas

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan cindera mata dari KORPRI kepada enam orang karyawan/karyawati yang sudah purnatugas. Cindera mata diserahkan langsung oleh Kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo.