WhatsApp Image 2023 08 19 at 09.38.36

BIMTEK BUDIDAYA TANAMAN SEHAT PADA TANAMAN PADI DI DESA NGRUPIT KECAMATAN JENANGAN

PONOROGO – Rabu, 16 Agustus 2023, kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) Budidaya Tanaman Sehat pada Tanaman Padi telah dilaksanakan di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Pelaksanaan Bimtek ini dilatarbelakangi oleh serangan hama wereng batang cokelat yang berujung pada serangan penyakit virus kerdil hampa pada tanaman padi. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Lab. Proteksi OPT Wilayah Madiun sebagai narasumber utama, Koordinator POPT Kabupaten Ponorogo, POPT Wilayah Kecamatan Jenangan, dan Tim Penyuluh Pertanian Kecamatan Jenangan, serta dihadiri pula oleh Kepala Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan.

Pengecekan pH tanah pada tanaman yang terserang kerdil hampa
Sambutan dari Suwarni, Koordinator POPT Kabupaten Ponorogo

Kegiatan dimulai pukul 8.00 WIB, dimoderatori oleh Mayang selaku POPT Kecamatan Jenangan, yang kemudian mempersilakan Kepala Desa Ngrupit, Suherwan dan Koordinator POPT Kabupaten Ponorogo, Suwarni, untuk memberikan sambutan pembuka. Dalam sambutannya, Suwarni menyampaikan bahwa pengendalian penyakit kerdil hampa tidak boleh sepotong-sepotong, tapi harus dikendalikan dengan terencana dan menyeluruh sejak persemaian.

Penyampaian materi Bimtek oleh Wuryaning Handayani, Koordinator Lab. Proteksi Wilayah Madiun
Petani mengamati bubur california dan MOL yang dibawa dari lab.

Setelah itu, dilanjutkan materi inti Bimtek yang disampaikan oleh Wuryaning Handayani, Koordinator Lab. Proteksi Wilayah Madiun. Dalam materinya, beliau mengulas tuntas upaya pengendalian penyakit kerdil pada tanaman padi, mulai penyebab penyakit, gejala penyakit, dan teknis pengendaliannya. Menurut penjelasan wanita yang biasa dipanggil Aning itu, ada dua jenis penyakit kerdil yang menyerang tanaman padi, yaitu kerdil rumput dan kerdil hampa. Berdasarkan hasil pengamatan, pada kasus di Desa Ngrupit, jenis penyakit kerdil yang menyerang yakni penyakit kerdil hampa dengan ciri pertumbuhan padi yang kerdil dan adanya daun yang permukaannya tidak rata serta meliuk-liuk.

Pencacahan bonggol pisang sebagai bahan pembuatan MOL
Pemerasan buah maja sebagai bahan pembuatan MOL
Perakitan alat untuk pembuatan MOL

Berikutnya, dijelaskan juga oleh Aning tentang teknis pengendalian penyakit kerdil, yakni penggunaan varietas tahan wereng dan penerapan budidaya sehat. Contoh dari varietas tahan wereng antara lain: Inpari 32, Inpari 48, Cakra Buana, Siliwangi, dll. Sementara itu, penerapan budidaya sehat dapat dilakukan dengan cara-cara berikut:

  1. Tanam serempak (maksimal sekitar 10 hari)
  2. Diusahakan persemaian tidak dilokasi pertanaman/sawah, misalkan dengan metode semai kering di pekarangan rumah. Namun jika tetap dilakukan di sawah, maka perlu adanya perlakuan khusus, yakni mensterilkan lahan dengan cara menyemprotkan bakteri Pseudomonas fluorescens. Kemudian untuk menambah kesuburan lahan, perlu disemprotkan PGPR (Plant Groud Promoting Rhizobium). Selanjutnya jika di area persemaian ditemukan serangan wereng, maka dikendalikan menggunakan APH (Agens Pengendali Hyati), misalnya Beauveria basiana dan Metarizium, atau menggunakan pestisida nabati dengan bahan baku gadung, mimba/mindi, dan tembakau. Akan tetapi jika sudah terjadi ledakan populasi hama wereng, maka bisa dilakukan pengendalian menggunakan pestisida kimia.
  3. Olah tanah yang baik. Jika pH tanah masam, maka perlu dinetralkan dengan pemberian dolomit. Penggunaan MOL (Mikro Organisme Lokal) sebelum olah tanah dapat mempercepat pembusukan sisa-sisa jerami di lahan.
  4. Menerapkan jarak tanam yang agak longgar atau pakai jajar legowo. Sebelum ditanami, lahan diratakan terlebih dahulu. Lalu, bagian yang renggang dibuat sedikit dalam sebagai buangan air untuk mencegah asem-asemen.
Antusias petani dalam praktek Bimtek
Perendaman akar bambu sebagai bahan pembuatan PGPR
Praktek pembuatan bubur california

Setelah pemberian materi usai, dilanjutkan praktik bersama pembuatan MOL dari bongol pisang dan buah maja, pembuatan PGPR dari akar bambu, serta pembuatan pestisida bubur california. Kegiatan praktik berlangsung dengan penuh semangat dan antusias, menandakan pelaksanakan Bimtek berjalan dengan lancar hingga rangakaian acara usai pada sore hari, pukul 14.00 WIB. (Suluh A. P.)