Bungkal 0

PELATIHAN TEMATIK PERTANIAN “PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PLUS” DI BPP KECAMATAN BUNGKAL

PONOROGO – Pada hari Rabu, 13 September 2023, Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Tematik yang bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bungkal dengan tema Pembuatan Pupuk Organik Plus.

Pembukaan Pelatihan Tematik Pertanian

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani se-Kecamatan Bungkal sebanyak 13 orang petani serta para Penyuluh Pertanian dari Kecamatan Bungkal, Kecamatan Slahung, Kecamatan Balong dan Kecamatan Ngrayun sebanyak 7 orang. Selain petani dan PPL, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan dan Koordinator PP Kabupaten.

Pelatihan Tematik dimulai pukul 09.00 WIB dibuka dan dimoderatori oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bungkal Windari. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Bidang Penyuluhan Ika Niscahyani dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Endang Sriningsih dari Bidang Penyuluhan. “Selamat mengikuti kegiatan pelatihan tematik dan harapannya, semoga ilmu yang didapat dari Pelatihan Tematik hari ini bisa bermafaat dan dapat disebarluaskan kepada petani lain di Kecamatan Bungkal umumnya dan khususnya di wilayah desa masing-masing,” pesan Ika Niscahyani.

Hari Yulianto saat menyampaikan materi

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang Pembuatan Pupuk Organik Plus oleh Hari Yulianto selaku Penyuluh Pertanian Kecamatan Bungkal. “Kenapa kita memilih tema Pembuatan Pupuk Organik Plus ini, karena yang utama alasannya banyak limbah organik baik kotoran hewan (kohe) ternak / limbah sampah yang belum dimanfaatkan, selanjutnya untuk memperbaiki tekstur dan struktur tanah, mengembalikan unsur hara dalam tanah, mengupayakan tanaman sehat / ramah lingkungan dan meningkatkan kesadaran petani dalam penggunaan pupuk organik,” ungkapnya.

“Pembuatan Pupuk Organik Plus ini seperti biasanya memakai kohe kambing, bekatul, arang sekam, dolomit, tetes, EM4 dan Plus nya itu menggunakan rendaman akar alang-alang, rendaman akar bambu dan menggunakan Agen Pengendali Hayati (APH) Trichoderma sp. sebagai pengurai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman,” imbuhnya.

Praktik pembuatan pupuk organik plus

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama pembuatan pupuk organik plus di halaman BPP Bungkal. Peserta pelatihan terlihat begitu semangat dan antusias dalam pelaksanaan praktik membuat pupuk organik plus.

Kegiatan pelatihan tematik ditutup dan diakhiri pukul 12.00 WIB oleh moderator. ‘’Untuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) diharapkan para petani yang hadir di pelatihan Tematik ini bisa menjadi pelopor dan motivator Pertanian Organik petani umumnya di Kecamatan Bungkal dan khususnya bisa mengembangkan ilmunya di masing-masing Desa/Gapoktan,” pesan Windari selaku moderator sekaligus Koordinator PP Kecamatan Bungkal.

Pelatihan berjalan sesuai harapan dan pada akhir acara ini peserta pelatihan mengharapkan jika pelatihan tematik semacam ini bisa rutin diselenggarakan dengan tema-tema menarik lainnya. (Yani Tri Astuti)