copy WhatsApp Image 2024 08 07 at 10.58.01

Tanam Perdana Benih Padi Inpari Nutri Zinc, Upaya Penurunan Angka Stunting

PONOROGO – Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo bersama Komandan Kodim 0802/Ponorogo dan Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian pagi ini, Rabu (7 Agustus 2024), melakukan tanam perdana benih padi Inpari Nutri Zinc di lahan sawah Desa Tegalsari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. Benih padi ini akan ditanam di Kabupaten Ponorogo seluas 200 Ha dengan sistem kemitraan. Puluhan petani mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Padi Inpari Nutri Zinc adalah varietas padi yang memiliki kandungan unsur Zinc lebih tinggi daripada varietas lainnya yang sangat membantu mengatasi problem stunting. Pada tahun 2021, jumlah anak-anak stunting di Indonesia  sebesar 24,4 persen. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan angka kejadian stunting tertinggi ke-5 di dunia. Adapun stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis pada bayi karena rendahnya asupan gizi dalam waktu cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan, yang berakibat tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Padi Inpari Nutri Zinc memiliki banyak kelebihan, diantaranya memiliki  kandungan Zinc 34,5 ppm dengan kadar amilosa 16,6 persen. Zinc merupakan zat vital untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi, serta sangat berpengaruh terhadap kekuatan sistem imun, meningkatkan daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia. (sumber: https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/info-literasi/info-teknologi-mencegah-stunting-dengan-padi-inpari-nutri-zinc)

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Suprianto selaku Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa dalam kemitraan harus ada kejelasan antara petani dan mitra tentang sistem yang akan diterapkan. “Perlu dibuat MoU (memorandum of understanding-red), sehingga para pihak tidak ada yang dirugikan,” terangnya. Diinformasikan sebelumnya, bahwa kemitraan ini bertujuan untuk menyediakan benih padi Inpari Nutri Zinc yang akan disebar ke seluruh wilayah di Indonesia. Padi yang dihasilkan petani akan dibeli oleh mitra dengan harga yang lebih mahal dari harga pasar.

Petani antusias mengikuti kegiatan tanam perdana benih padi Inpari Nutri Zinc

Sementara itu, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Moh. Ismail Wahab menerangkan bahwa penyediaan beras sebagai pangan utama diharapkan akan efektif dan efisien dalam mencegah stunting karena murah, menjangkau ke pelosok, dan kontinyu, karena di makan setiap hari. “Pengembangan varietas Inpari Nutri Zinc dimaksudkan untuk membantu menurunkan angka stunting di Indonesia,” ungkapnya. Nutri zinc pada padi Inpari berpengaruh pada motorik, kognitif, dan fungsi psikososial pada anak-anak dan orang tua. (Purwati/Alifa)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *